Komunitas Relawan Donor Darah Sukarela se Kalimantan Barat (atau disingkat KomDAS KALBAR) merupakan Komunitas/wadah berkumpul bagi orang-orang yang bersedia donor darah dengan sukarela dan ikhlas serta mau mengajak orang lain untuk mendonorkan darahnya guna menolong pasien yang sedang memerlukan darah.
KomDAS membantu menginformasikan kepada Relawan KomDAS / masyarakat bagi siapa saja yang memerlukan darah / pendonor. Layanan Permintaan Darah / Pendonor KomDAS ini dapat melayani 14 Kab/Kota di Kalimantan Barat
Siap dan tanggap membantu masyarakat yang memerlukan darah di Kalimantan Barat
selalu ikhlas memberi dan memberi, untuk kemanusiaan
Meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau ikut serta menjadi pendonor darah sukarela/pengganti dan bersedia terdaftar menjadi anggota KomDAS
Mengadakan event donor darah, secara berkala baik dilakukan sendiri maupun bekerjasama dengan organisasi/instansi lain
Meningkatkan pengetahuan Relawan dan merekomendasikan untuk memberi penghargaan kepada pendonor darah rutin sesuai jumlah donor.
Manusia merupakan mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Membantu orang lain adalah ibadah.
Permintaan Darah sangat tinggi terutama di Kota Pontianak dimana terdapat Rumah Sakit rujukan serta masih kurangnya Relawan pendonor darah sukarela/pengganti, sehingga kadang sulit memenuhi permintaan darah.
Jumlah permintaan darah pada tahun 2008 mencapai 19.913 kantong darah atau lebih dari 1.600 kantong darah yang diperlukan setiap bulannya. Sedangkan Januari-Agustus 2009 mencapai 16.651 kantong darah atau lebih dari 2000 kantong darah diperlukan setiap bulannya. Permasalahnya adalah dari jumlah permintaan tersebut, HANYA 1/3 saja yang terpenuhi bahkan kurang. (PMI Cabang Kota Pontianak, Sept. 2009) Secara global, di Indonesia kebutuhan darah mencapai 4.3 juta kantong/tahun. Sementara saat ini, baru terpenuhi 1,2 juta kantong/tahun. (pamphlet PMI / www.pmi.or.id).
Relawan pendonor darah sukarela/pengganti masih belum terdata dengan baik sehingga ketika ada permintaan darah, para pendonor masih sulit dihubungi,
Masih adanya orang yang menjual darahnya (calo/dibayar baru mau donor). Sehingga dengan demikian bisa memberatkan keluarga pasien yang membutuhkan darah,
Masih adanya pemahaman yang keliru di masyarakat tentang donor darah sehingga berpengaruh pada kurangnya keinginan masyarakat untuk menjadi pendonor.
Perlunya dukungan berbagai pihak dalam membantu upaya meningkatkan Relawan pendonor darah serta motivator dalam membantu upaya tersebut.
baca berita klik gambar
© 2009-2026 KomDAS KalBar